Langsing, Sehat, dan Awet Muda dengan Terapi Jus

Sehat dengan terapi jus

Terapi jus sekarang ini sudah semakin dikenal. Cobalah ketik kata kunci terapi jus di pencarian google, maka kita bisa menemukan cerita-cerita tentang terjadinya penyembuhan aneka penyakit, hingga penyakit yang terhitung kronis seperti kanker, jantung, asam urat, liver setelah dilakukannya terapi menggunakan jus buah dan sayuran.

Buah bisa dinikmati sebagai jus maupun dimakan langsung
Buah-buahan segar, sumber vitamin, mineral, dan serat

Sebagai orang yang pernah belajar ilmu gizi, penulis percaya bahwa kekurangan mineral dan vitamin penting dalam pola makan kita sehari-hari, dalam jangka panjang bisa saja menyebabkan terjadinya berbagai penyakit.

Jadi ketika dilakukan terapi jus, begitu mendapatkan mineral atau vitamin yang dibutuhkan, juga enzim, sehingga pulih keseimbangan kimiawinya dan mampu memperbaiki fungsinya, maka tubuh pun menyembuhkan dirinya sendiri.

Hal yang sering ditanyakan orang biasanya adalah, mengapa harus repot-repot membuat jus? Mengapa buah dan sayurnya tidak langsung dimakan saja? Toh vitamin dan mineralnya akan masuk juga? Seratnya juga tidak terbuang.

Jawabannya, karena dalam bentuk jus, vitamin dan mineral dari buah dan sayuran sudah langsung terpisah dari seratnya sehingga lebih mudah dan cepat diserap sel-sel, jaringan dan organ-organ tubuh yang membutuhkan.

Sementara kalau dimakan biasa, tubuh membutuhkan waktu cukup lama untuk mencerna lebih dahulu sebelum sari buah dan sayurannya bisa dimanfaatkan tubuh. Itulah sebabnya dalam terapi jus untuk kesehatan, buah dan sayuran perlu diproses menggunakan juicer.

Selain itu, agar terapi jus ini memberikan efek sesuai harapan, dalam sehari kita dianjurkan minum 500 ml atau dua gelas jus. Bila buah dan sayurnya dimakan langsung, tentu butuh waktu cukup lama untuk mengunyah, dan itu melelahkan.

Tubuh memang membutuhkan serat juga. Karena itu, meskipun sudah terapi jus, kita tetap perlu makan sayur dan buah potong seperti biasa, untuk mencukupi kebutuhan serat harian.

 

Langsing karena terapi jus

Sebuah kabar baik bagi Anda yang tak suka berdiet dan tak ingin mengubah pola makan tetapi juga tidak ingin kegemukan. Lakukan saja terapi jus. Minumlah jus dua kali sehari. Pertama di pagi hari sewaktu perut masih dalam keadaan kosong, kedua di sore hari atau malam hari.

Memang hasilnya tidak akan langsung terlihat, tetapi lihatlah dalam waktu seminggu atau dua minggu, biasanya lemak-lemak yang berlebih akan mulai menyusut. Kulitpun menjadi lebih halus. Mengapa bisa terjadi seperti itu?

Sadar atau tidak, minum jus akan mengurangi keinginan kita untuk mengemil atau makan berlebihan. Karena terapi jus membantu mencukupi kebutuhan vitamin dan mineral kita. Akibatnya kita akan lebih sering merasa kenyang dan keinginan mengemil tidak lagi sekuat biasanya.

Penulis sendiri adalah penggemar wisata kuliner dan pecandu nasi kapau yang tak punya pantangan makanan sama sekali, kecuali memang dilarang agama atau tak lazim dimakan. Juga tidak senang berdiet atau mengikuti pola makan tertentu secara disiplin. Jadi pengendalian berat badan hanya dilakukan dengan terapi jus.

Jus apa yang bagus untuk melangsingkan badan?  Jus yang sudah terbukti bagus hasilnya adalah jus wortel. Lebih bagus lagi bila di kombinasi dengan jus bayam. Jadi pagi hari jus wortel dan sore hari jus wortel ditambah jus bayam.

sayuran termasuk bahan jus yang menyehatkan
Aneka sayuran yang umum dijadikan bahan jus

Penulis sendiri hanya kadang-kadang saja membuat jus wortel dan jus bayam. Jus yang rutin diminum hanya jus wortel saja di pagi hari, karena sore hari sering tak sempat. Tetapi sekali minum langsung dua gelas.

Jus wortelnya juga tidak murni karena lebih sering dicampur dengan apel atau tomat secukupnya supaya ada variasi rasa, membuat tidak terlalu getir rasanya, dan juga tidak membosankan meminumnya.

Variasi yang lain, biasanya dilakukan di hari libur, misalnya di pagi hari minum segelas jus wortel. Lalu di sore hari minum jus yang terdiri dari lima macam buah seperti pepaya, nanas, jambu biji, jeruk, dan belimbing atau buah naga.

Terkadang di sore hari, jus lima macam buahnya diganti green smoothie yang terbuat dari pisang cavendish atau pisang ambon, dicampur dengan potongan buah nanas, apel, dan bayam segar. Bagi yang sudah rutin minum jus, variasi memang diperlukan untuk menghilangkan kebosanan.

 

Awet muda dan panjang umur karena terapi jus

Meski umumnya tujuan terapi jus untuk kesehatan, tetapi sebenarnya juga bisa membuat awet muda. Saat tubuh mendapatkan semua mineral dan vitamin yang dibutuhkan, secara alami tubuh tidak hanya melakukan penyembuhan tetapi juga melakukan proses peremajaan. Sehingga dapat menunda terjadinya proses penuaan.

Menurut Dr. Bernard Jensen, seorang ahli gizi klinis, dalam bukunya Terapi Jus, jus bisa dimanfaatkan seperti halnya suplemen, yaitu untuk mendapatkan zat makanan tertentu dalam tubuh secara cepat sehingga bisa segera mencapai sel dan memperbaiki fungsi serta keseimbangannya.

Jus jauh lebih cepat diserap tubuh daripada makanan padat yang kita konsumsi. Jadi menurutnya, minum jus dua kali sehari secara bervariasi, sangat bermanfaat jika kita ingin hidup lebih sehat dan panjang umur. Karena sasaran utamanya adalah mencukupi kebutuhan tubuh kita dengan makanan yang alami, murni, segar, dan lengkap.

makanan alami sangat baik untuk kesehatan
Makanan yang alami selalu menyehatkan

Masih menurut Dr. Jensen, efek makanan alami ini dapat dilihat pada suku Hunza yang hidup di lembah Himalaya, yang tak pernah tersentuh makanan olahan pabrik. Penduduk di sana tak mengenal penyakit kanker, jantung, diabetes, ginjal maupun artritis.

Beberapa orang Hunza yang sempat ditemuinya sudah berusia lebih dari 120 tahun dan giginya masih lengkap, kulit mulus, mata terang, ingatan cukup baik dan mampu berjalan bermil-mil untuk bekerja di ladang atau mengunjungi sanak saudara dan temannya. Pola makan mereka terdiri dari karbohidrat alami tinggi dan rendah protein.

Dr. Norman W. Walker juga merupakan bukti lain bahwa manusia bisa panjang umur dan tetap sehat.  Di waktu mudanya beliau pernah mengalami sakit parah karena bekerja terlampau berat.

Sejak itu beliau terus berusaha menemukan cara untuk memperpanjang usia dan bebas penyakit. Untuk mendukung upayanya tersebut, pada tahun 1910 Dr. Walker membangun Norwalk Laboratory of Nutritional Chemistry and Scientific Research di New York.

Selain berhasil menemukan formula terapi jus buah dan sayuran, Dr. Walker juga berhasil sembuh dari penyakitnya. Beliau meninggal di usia 116 tahun saat sedang bekerja. Menurut pemeriksaan medis, tidak ditemukan penyakit sama sekali dalam tubuhnya. Jadi beliau meninggal dalam kondisi sehat.

Jus wortel dengan bit
Jus campuran wortel, bit, dengan mentimun

Cara membuat dan minum jus untuk terapi

Dalam terapi jus untuk kesehatan, ada aturan tersendiri dalam membuat jus. Menyiapkan dan minum jus untuk terapi sangat berbeda dengan jus yang kita nikmati sebagai minuman penyegar. Bila Anda membuat jus untuk terapi, ada beberapa hal yang perlu diketahui:

  1. Pilih buah yang benar-benar matang dan masih segar ketika dibuat jus. Begitu juga sayuran, pilih yang segar dan masih muda. Buah dan sayuran yang sudah disimpan lama akan berkurang kadar vitaminnya.
  2. Sedapat mungkin jangan tambahkan gula ke dalam jus. Karena jus untuk terapi sebaiknya benar-benar murni dan alami.
  3. Bila memungkinkan, pilih buah dan sayuran yang organik sehingga bebas pestisida. Namun bila tak tersedia yang organik, yang biasa juga tidak apa-apa. Pastikan mencucinya sampai benar-benar bersih di bawah air mengalir.
  4. Gunakan juicer untuk membuat jus
  5. Untuk penyembuhan penyakit,  minum setidaknya 2 gelas jus, segelas pagi dan segelas lagi sore. Tentunya akan lebih bagus lagi jika dosisnya lebih dari itu. Tetapi tidak dianjurkan juga terlalu memaksakan diri.
  6. Minum jus sedikit demi sedikit, biarkan bercampur dengan air liur, baru diminum perlahan-lahan

 

Resep terapi jus

Resep terapi jus ini saya tulis dengan menggunakan formula jus Dr. Walker sebagai salah satu acuan:

Terapi jus untuk penyakit kanker dan kegemukan

Pagi: segelas jus wortel

Malam: segelas jus wortel dan setengah gelas jus bayam

 

Terapi jus untuk tekanan darah tinggi dan angina pectoris (kejang jantung)

pagi: segelas jus wortel dan setengah gelas jus bayam

Malam: segelas jus wortel dan setengah gelas jus bit campur mentimun

variasi: segelas jus wortel dan setengah gelas jus campuran seledri, bayam, peterseli

 

Terapi jus untuk masalah liver:

Pagi: segelas jus wortel

Malam: segelas jus wortel dan setengah  gelas jus bit campur mentimun

variasi: segelas jus wortel dan setengah gelas jus bayam

 

Catatan:

  • Jus wortel terkadang rasanya agak getir. Supaya tidak terasa terlampau getir, boleh ditambahkan sedikit apel.
  • Terapi alami biasanya membutuhkan waktu hingga terjadi penyembuhan. Terapi jus akan semakin efektif bila dibarengi dengan terapi yang lain, misalnya pijat refleksi. Teman-teman bisa mencari terapis refleksi yang bagus di sekitar tempat tinggal masing-masing. Lakukan pijat refleksi sekali atau dua kali seminggu untuk melancarkan peredaran darah.
  • Meskipun dengan terapi seperti ini ada orang yang bisa mengalami penyembuhan dari penyakit kronis, namun bisa saja hasilnya berbeda pada setiap orang. Jika Anda mengalami penyakit kronis, sebaiknya tetaplah berobat ke dokter. Gunakan segala informasi di web ini sebatas referensi saja. IN

Pencarian dari Google :

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *