Pegagan: mencerdaskan, membuat awet muda, dan menjauhkan stress

Mengenal pegagan, herbal yang berharga

Apakah Anda tahu tanaman yang disebut Pegagan? Tanaman dengan nama latin Centella asiatica ini terdapat di seluruh Indonesia. Kita mengenalnya sebagai tanaman liar yang biasa tumbuh di tempat yang agak lembab dan teduh, misalnya di pinggir sawah, selokan, padang rumput, dsb.

 

Pegagan yang baik untuk pengobatan
Pegagan, tanaman bekhasiat yang sudah biasa digunakan untuk pengobatan

Pegagan sering disebut dengan beragam nama, seperti pegaga, daun kaki kuda, rumput kaki kuda, antanan, gagan-gagan, pacul gowang, hingga sandanan. Hal ini menunjukkan bahwa tanaman yang satu ini memang sudah dikenal luas.

Khasiat daun pegagan sebagai tanaman obat juga sudah dikenal orang sejak jaman dahulu kala. Menurut buku Tanaman Berkhasiat Obat di Indonesia yang ditulis oleh Prof Hembing dkk, pegagan diketahui memiliki sederet manfaat, yaitu:

  • untuk infeksi hepatitis, campak
  • demam, radang amandel, sakit tenggorokan, bronkhitis
  • Infeksi dan batu sistem saluran kencing
  • Muntah darah, batuk darah, mimisan
  • Mata merah, wasir
  • Sakit perut, cacingan, penambah nafsu makan
  • Lepra

Pegagan juga memperbaiki fungsi otak

Saya mulai mengenal manfaat lain dari Pegagan lewat cerita seorang asisten Ibu Endah, yaitu ahli tanaman obat dari tanaman Sringanis, Bogor. Menurutnya, pernah datang seorang ibu yang anaknya menderita keterbelakangan sehingga harus dimasukkan sekolah luar biasa.

Ibu anak itu tidak mau menyerah, dia membawa anaknya ke klinik Taman Sringanis, dan sejak itu si anak rutin mengkonsumsi pegagan. Anak itu juga tidak dimasukkannya ke sekolah luar biasa.

Ibu ini meminta agar anaknya boleh belajar di sekolah biasa, dengan catatan kalau tak mampu belajar biar saja tinggal kelas.

Namun sejak mengkonsumsi pegagan, anak itu tak hanya mampu mengikuti pelajaran sehingga selalu naik kelas. Beberapa tahun kemudian, begitu naik ke kelas 4 bahkan bisa menjadi juara kelas. Rupanya pegagan memang benar mampu memperbaiki fungsi otak.

Ternyata dalam pengobatan Ayurveda, pegagan yang sering disebut sebagai Gotu Kola ini memang telah lama dianggap sebagai tanaman yang berharga karena khasiatnya yang  luar biasa. Dalam pengobatan, umumnya bentuk suatu tanaman dianggap mencerminkan khasiatnya.

Begitu juga pegagan atau Gotu Kola ini. Karena bentuknya mirip otak manusia, jadi selama ratusan tahun telah dimanfaatkan untuk meningkatkan fungsi kognitif.

Di India dan China, pegagan dihargai mahal karena memiliki efek menyeimbangkan serta mengharmoniskan tubuh, pikiran dan jiwa. Berikut ini empat manfaat pegagan yang telah lama dikenal, dilansir oleh consciouslifestylemag.com:

  1. Memperbaiki fungsi otak dan membuat panjang umur

Pegagan dianggap mampu membuat panjang umur karena seorang herbalist bernama Li Ching Yuen yang pada jamannya selalu mengkonsumsi tanaman herbal ini setiap hari, dilaporkan meninggal dalam usia 256 tahun.

Meskipun keakuratan laporan ini masih diperdebatkan, namun pegagan adalah tanaman yang telah banyak diteliti. Fungsinya dalam pengobatan dan kemampuannya memperpanjang umur telah didokumentasikan dan divalidasi oleh kalangan ilmiah.

Manfaat tanaman ini tak sekedar meningkatkan daya ingat dan menjaga sel-sel otak serta fungsi saraf hingga meningkatkan kualitas dan sirkulasi darah, namun juga menjaga kesehatan pencernaan serta mempercepat penyembuhan luka.

2. Meningkatkan kecerdasan dan fungsi kognitif

Dalam kehidupan modern ini, perhatian kaum intelektual pada tanaman ini adalah karena kemampuannya memperbaiki hampir semua aspek fungsi mental dan tidak menimbulkan efek lain yang tak diinginkan.

Pada suatu penelitian, anak-anak yang mengkonsumsi setengah garam pegagan setiap hari selama setahun menunjukkan perbaikan dalam kecerdasannya. Dalam enam bulan saja sudah tampak perbaikan dalam hal intelegensi, fungsi kognitif, dan konsentrasi.

3. Memperbaiki sistem saraf, mengurangi stress, membuat awet muda

Dalam pengobatan ayurveda, pegagan dikelompokkan sebagai rasayana atau rejuvenative (memiliki efek meremajakan tubuh) karena kemampuannya untuk menjaga keseimbangan, fungsi, dan kesehatan dari banyak bagian tubuh dan pikiran.

Karena itu, pegagan telah digunakan sebagai obat anticemas, antistres dan antiinsomnia selama sepanjang sejarah kehidupan manusia.

Kemampuannya memperbaiki kualitas dan sirkulasi darah merupakan komponen utama yang membuat pegagan memiliki efek meremajakan tubuh (membuat awet muda). Karena aliran darah yang lancar berarti juga melancarkan masuknya oksigen dan semua zat gizi yang dibutuhkan sel-sel tubuh.

4. Herbal untuk pencerahan

Pegagan atau Gotu Kola sejak jaman dahulu ternyata telah menjadi favorit dari para rahib, pendeta budha, hingga ahli yoga, karena memiliki efek yang unik.

Tanaman ini mampu menyeimbangkan otak kiri dan otak kanan sehingga mampu menghasilkan kesadaran yang lebih tinggi. Pegagan juga disebut bisa memperbaiki kemampuan meditasi.

Jangan salah memilih

Meskipun tanaman ini banyak terdapat di sekeliling kita, namun kita juga harus pandai memilih. Tanaman yang bentuknya mirip pegagan juga ada, misalnya saja pegagan air ini. Bentuknya sama persis, hanya saja permukaannya halus tidak terlihat jelas garis-garis dipermukaan daunnya.

Tanaman ini tidak sama dengan pegagan yang diceritakan di atas meskipun mirip. Manfaatnya juga sangat berbeda. Ada lagi jenis lain yang ukuran daunnya besar-besar. Itu juga tidak sama.

Jadi bila ingin mengonsumsi pegagan untuk kecerdasan, awet muda dan menghilangkan stres, pilihlah yang gambarnya di atas. Cara mengkonsumsi pegagan mudah saja, kita bisa nikmati sebagai lalapan sehari-hari.

Pegagan jenis lain
Pegagan air

Pencarian dari Google :

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *